Cara Kerja Virtual Try-On Google (dan Cara Menambahkannya ke Toko Kamu Sendiri)
E Commerce9 menit baca

Cara Kerja Virtual Try-On Google (dan Cara Menambahkannya ke Toko Kamu Sendiri)

Photta

Ubah Fotografi Produk Anda dengan AI

Bergabunglah dengan ribuan merek yang membuat foto produk profesional secara instan. Mulai gratis, tidak perlu kartu kredit.

Mulai Gratis
Marcus Bell

Marcus Bell

DTC & Shopify E-commerce Growth Strategist

1 Juni 20269 menit baca1,296

Diam-diam, Google membangun salah satu tool virtual try-on terbesar di dunia. Di dalam Google Shopping, pembeli bisa mengunggah foto dirinya dan melihat bagaimana sepotong baju terlihat di tubuhnya sendiri, di miliaran listing produk. Sejak akhir 2025, ini cukup pakai satu selfie saja. Hasilnya keren, gratis buat pembeli, dan kalau kamu jualan baju, kamu wajib paham persis cara kerjanya, karena ada versi yang bisa kamu jalankan di toko sendiri, bukan menyerahkan momen itu ke Google.

Pendapat singkat saya: try-on Google memang jago di bagian atas funnel, tapi semuanya terjadi di Google, bukan di toko kamu. Pengalaman AI-image yang sama, di halaman produk kamu sendiri dan di bawah brand kamu, sekarang cuma butuh sekali pasang satu baris kode. Ini gambaran lengkapnya.

Cara kerja virtual try-on Google

Ini adalah try-on berbasis AI-image. Pembeli memilih satu item baju di Google Shopping, mengunggah fotonya sendiri, lalu model AI Google menghasilkan gambar orang itu sedang memakai baju tersebut. Ini bukan overlay kamera live dan bukan model generik, tapi tubuh pembeli itu sendiri. Google meluncurkannya bersama partner seperti H&M, Anthropologie, dan Everlane, lalu meluas ke ratusan brand seperti Levi's, Abercrombie, dan Adidas, dengan memanfaatkan foto produk yang sudah dikirim retailer ke Merchant Center.

Sebuah ponsel menampilkan pembeli mengunggah selfie untuk mencoba baju di Google Shopping
Sebuah ponsel menampilkan pembeli mengunggah selfie untuk mencoba baju di Google Shopping

Bagian pintarnya ada di skala: karena berjalan di feed Shopping, fitur ini bisa diterapkan ke listing dalam jumlah sangat besar sekaligus. Pembeli cukup repot mengunggah satu kali, lalu bisa mencoba banyak item. Ini pendekatan dasar yang sama, foto masuk, gambar berbalut baju keluar, yang dipakai tool try-on fashion terkuat, termasuk jenis yang bisa kamu pasang di situs sendiri.

Tapi ada catatannya: semuanya ada di Google, bukan di toko kamu

Inilah bagian yang sering dilewatkan pemilik toko. Saat pembeli mencoba produk kamu lewat Google Shopping, pengalaman itu milik Google. Pembeli berada di antarmuka Google, membandingkan item kamu dengan punya orang lain, hanya satu ketukan jauhnya dari kompetitor. Kamu tidak mengatur gaya tampilannya, kamu tidak menangkap momen ketertarikan itu di halaman produkmu sendiri, dan kamu tetap bersaing di dalam grid marketplace.

Try-on Google adalah jalur penemuan produk yang bagus, dan kamu memang harus menjaga feed tetap sehat supaya muncul di sana. Tapi ini bukan pengganti try-on di toko kamu sendiri, tempat pembeli sudah ada di halamanmu, di dalam funnel kamu, dan lebih dekat ke checkout.

Halaman produk toko dengan tombol try-on sendiri di bawah kontrol pembeli
Halaman produk toko dengan tombol try-on sendiri di bawah kontrol pembeli

Cara menyediakan try-on yang sama di toko kamu sendiri

Kamu tidak perlu membangun model berskala Google untuk memberi pembeli pengalaman unggah-dan-pakai yang sama. Widget try-on yang terkelola melakukannya langsung di halaman produkmu. Photta terpasang cukup dengan satu tag:

<script src="https://widget.photta.app/v1.js" data-key="pk_live_..."></script>

Itu memberi tokomu try-on AI-image yang sama dengan yang ditawarkan Google, pembeli mengunggah foto dan melihat dirinya memakai bajumu, tapi semuanya terjadi di halamanmu, di bawah brand kamu, dengan pembeli tetap berada di funnel kamu. Fitur ini mencakup pakaian dan perhiasan, berjalan dalam 29 bahasa, menghapus foto pembeli setelah diproses, dan menangani proteksi bot untukmu. Tanpa training model, tanpa tim engineering.

Kenapa try-on di situs sendiri itu layak

Menahan momen itu tetap di situsmu, di situlah uangnya. Pembeli yang memakai try-on melakukan konversi sekitar 2,3 kali lipat dibanding yang tidak, dan try-on memangkas retur secara tajam, dengan brand melaporkan retur turun 35 sampai 45 persen setelah menambahkannya. Menangkap itu di halaman produkmu sendiri, bukan di dalam grid Google, berarti kenaikannya jatuh ke conversion rate kamu, bukan sekadar ke penemuan produk.

Cara memasangnya

  1. Jaga feed Google Merchant Center kamu tetap bersih supaya kamu tetap muncul di try-on Google, itu jangkauan top-funnel gratis.
  2. Tambahkan try-on di situs kamu sendiri: daftar di business.photta.app, mulai free trial (14 hari, 30 try-on), buat key, lalu tempel skrip satu baris ke dalam tema tokomu.
  3. Sekarang pembeli bisa mencoba item kamu dua kali, sekali saat menemukanmu di Google, dan sekali lagi, dengan lebih mantap, di halaman produkmu sendiri.
Diagram yang membandingkan trafik yang tetap di situsmu versus trafik yang dikirim ke marketplace
Diagram yang membandingkan trafik yang tetap di situsmu versus trafik yang dikirim ke marketplace

Keduanya bekerja bersama. Google membuatmu ditemukan, widget milikmu sendiri yang menutup penjualan.

FAQ

Sumber

  • Google, AI virtual try-on untuk Google Shopping: blog.google
  • Google, update Shopping AI Mode dan virtual try-on: blog.google
  • eMarketer, virtual try-on menekan retur dan mendongkrak konversi: emarketer.com
  • Focal, ringkasan riset virtual try-on di e-commerce: getfocal.co

Tag

virtual try-ongoogle shoppingecommerceaiconversion

Photta

Siap mengubah foto produk Anda?

Coba Photta gratis dan lihat perbedaan yang bisa dibuat AI untuk bisnis e-commerce Anda. Tanpa kartu kredit.

Coba gratis